Diberdayakan oleh Blogger.

Gilaa, Magisnya Kekuatan Lagu ini Bikin Didi Kempot Jadi Hits lagi

by - Januari 26, 2020



Dua tahun terakhir ini jagad music Indonesia lagi agak lesu, berasa nggak? Karena itu mungkin banyak musisi dan music indie yang akhirnya  jadi ramai dan mendapat hati dibanyak pendengar music. Luar biasanya, ditengah ramainya music indie dengan berbagai gendre itu, gendre tembang jawa campursari milik Om Didi Kempot kembali hits. Sekarang siapa sih yang nggak kenal Didi Kempot, seantero Nusantara lagi gandrung-gandrungnya sama tembang Jawa hits miliknya. Bukan oleh penggemar lamanya, tetapi juga generasi milenial semua teracuni. Sampai Om Didi sekarang dijuluki sebagai The Godfather of Broken Heart dan nyatanya disukai oleh banyak kalangan. Bahkan ternyata sudah lama go international dong cuy. Nih gue sampe browsing tentang Om Didi sejarah karier-nya. Tahun 1996 dia pernah pergi ke Belanda dan Suriname untuk menampilkan suara merdu dengan alunan campursarinya yang apik itu.
Dari beberapa sumber yang gue baca, hits-nya kembali Om Didi berawal dari salah satu unggahan netizen di twitter yang menampilkan Om Didi sedang bernyanyi lagu stasiun balapan di Solo. Gue rangkum juga deh lagu galau Om Didi, lengkap dengan arti dan juga inspirasi Om Didi untuk membuat lagu. Ternyata ada yang dari kisah nyata, bebs!

1. Stasiun Balapan


Mungkin lagu ini satu di antara lagu Om Didi yang paling terkenal, walaupun lagu ini terdengar asyik kalau didengar berkat perpaduan campursari yang apik, tapi lirik lagu ini ternyata maknanya yang cukup mendalam dan sedih cuy.
Seperti pada lirik lagunya, "Rasane koyo wong kelangan, kowe ninggal aku, ra kroso netes eluh ning pipiku." Kalau diartikan ke Bahasa Indonesia "Rasanya seperti kehilangan, kau tinggalkan aku, tak terasa air mata menetes di pipiku." Lagu ini bercerita tentang pasangan yang kisah cinta pertama dan terakhirnya letaknya di Stasiun Solo Balapan, di kota Surakarta.

2. Lingsir Wengi

Wainiii, banyak yang takut kalua mendengar judulnya, tapi lagu yang berjudul Lingsir Wengi ini sebenrnya bercerita tentang kerinduan seseorang ditengah malam. Lirik lagunya, "Sepi durung biso nendro, Kagodho mring wewayang kang ngeridu ati." Kalau diartikan ke Bahasa Indonesia, "Sepi tidak bisa tidur, Tergoda bayanganmu di dalam hatiku." Waduh, siapa tuh yang di rinduin Om Didi Kempot?
Lagu yang diarasemen Om Didi Kempot dengan nuansa campursari ini ternyata merupakan syair dari Sunan Kalijaga, lagu ini dibuat untuk menjauhkan bala. Jadi jangan salah sangka apalagi takut karena rumor lagu ini dapat memanggil hantu ya bebs.

3. Cidro

Arti dari lirik Cidro ini, bikin baper ngga karuan kalau loe punya janji nggak terbalaskan dengan mantan terindah. Lirik lagunya, "Remuk ati iki yen eling janjine, Ora ngiro jebul lamis wae."  Diartikan dalam Bahasa Indonesia jadi, "Hancur hati ini jika ingat janjinya, Tak terkira ternyata hanya dusta." Mencari jodoh memang susah, apalagi kalau pernah dikhianati orang yang disayang. Wah ambyar tenan beib dengernya.

4. Sekonyong Konyong Koder

Pernah mengalami momen tentang cinta lokasi ataupun cinta mendadak? Kayaknya harus nyoba dengerin Sekonyong Konyong Koder nih! Begini bunyi lirik lagunya, "Modal bensin sakliter montorku tak setater, Tak ampiri arep tak ajak muter-muter" artinya "Modal bensin satu liter saja ku stater, buat nyamperin kamu dan kuajak berkeliling."
Tapi kesan menyayat hati sangat terasa kalau mendengar lirik berikutnya,"Tiwas aku dandan mlipit, Rambutku tak ulet ngangge pomit, Malah kore lungo plencing, Ora pamit mit mit miiit (Koyo demit)" artinya "Aku sudah dandan klimis, Rambut sudah kuusap minyak pomade, Eh kamu malah pergi begitu saja. Nggak pamit mit mit miiit (Kayak hantu)".
Kasihan banget orang yang diceritakan om Didi Kempot. Di lagu ini ya. Katanya ini inspirasi dari candaan untuk memberikan gambaran romansa cinta masyarakat kelas bawah gitu.

5. Sewu Kutho

Nah kalo Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sedang mencari belahan jiwanya yang nggak pernah memberikan kabar padanya, orang yang diceritakan di lagu ini mencari belahan jiwanya selama bertahun-tahun nggak pernah ketemu.
"Sewo kutho uwis tak liwati, Sewu ati tak takoni, Nanging kabeh, Podo ra ngerteni/ Lungamu neng endi, Pirang tahun anggonku nggoleki, seprene durung biso nemoni." artinya "Seribu kota sudah kulalui, seribu hati kutanya, namun semua juga tidak tahu, kau pergi kemana, berapa tahun diriku mencari."
lagu ini juga sempat dinyanyikan orang yang membantu dirinya untuk rekaman yaitu Arie Wibowo.
Faktanya, lagu ini sudah didengar lebih dari satu juta kali di platform streaming musik. Nggak heran, kalau ada orang yang mengatakan "Walaupun air mata mengalir, namun badan tak berhenti bergoyang."
Jadi jangan heran kalau Om Didi Kempot kemudian didapuk menjadi brand ambyarssador terbarunya Shopee. Didi Kempot jadi wajah untuk kampanye diskon Shopee 2.2 Men Sale yang berlangsung selama bulan Januari sampai Februari 2020. Selain menawarkan promo diskon hingga 50% dan juga tentunya yang tak pernah ketinggalan, gratis ongkir, ada pula promo spesial produk-produk pria pilihannya seperti Shopee Super Brand Day, Fashion Pria Day, Pulsa, Tagihan & Tiket Day, dan masih banyak lagi. Lebih lengkap lagi bisa cari infonya langsung ke sini deh bebs,

You May Also Like

2 komentar

  1. denger judul judulnya da ceritanya kok tanpa sadar ikutan nyanyik.
    siap meluncur buat men sale

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha aku sampe apal sendiri tanpa harus ngapalin saking seringnya denger di mana-mana

      Hapus