In catatan isul review

Ngobrol Bareng MPR RI

Foto ini diambil dari google


Masyarakat Indonesia pada umumnya emang suka berbagi informasi -baca gosip-. Dibarengi dengan perkembangan teknologi digital yang penyebarannya sampai ke berbagai kalangan, peredaran informasi menjadi semakiin cepat dan sulit untuk dibendung. Nyebar gitu aja nggak bisa dikendalikan.

Selain kebiasaan berbagi secara cepat, pola baca masyarakat juga berubah total. Kalau baca buku butuh beberapa hari , koran beberapa jam atau menit, baca berita online hanya membutuhkan beberapa detik. Orang sekarang males yang lama dan ribet, jadi itu yang membuat perubahan pola membaca menjadi tergiring pada media online.

Permasalahanya adalah tidak semua berita yang ada di media online itu benar, diperparah lagi dengan penyebarannya melalui sosail media yang kategorinya media terfavorit untuk melakukan pertukaran informasi. Yaudah, kacau kalau udah masuk ke media sosial karena karakter orang kita yang suka bercanda jadi masuk ke media sosial juga. Akan ada banyak informasi entah itu benar atau tidak akan diubah semenarik mungkin menjadi bahan yang asik untuk dibahas di media sosial. 

Gambar ini masih diambil dari google juga


Berasa nggak sih belakagan ini banyak isu-isu yang mengoyak rasa persatuan dan kesatuan kita. Bahkan isu yang murah disebarkan melalui media sosial untuk saling menghujat dan merendahkan yang berujung pada perpecahan. Semudah itu membentuk dan menggiring opini masyarakat, tapi sedahsyat itu dampak dari agenda setting sosial media tersebut. 

Pentingnya peran media sosial saat ini dalam penyebaran isu-isu 'Kurang Ajar' itu bahkan membuat sekelompok orang merambah bisnis penyebaran isu nggak berfaedah itu, dan laku keras juga ternyata. 

Tapi, kita nggak boleh ikut arus yang nggak baik itu. Masih banyak hal yang bisa kita lakukan secara positif dengan kekuatan sosial media ini. Pentingnya peran penggiat sosial media ini yang kemudian diajak oleh MPR RI untuk menyuarakan kembali 4 pilar kebangsaan yang menjadi landasan kita berbangsa dan bernegara. 

Ibarat sebuah bagunan, yang membuat bangunan tersebut kuat atau tidak terletak pada pondasinya. Sama halnya dengan negara ini, kuat atau tudak persatuanya tergantung dari pondasi. Apa itu pondasinya? ya 4 pilar tadi.

Apa itu Empat Pilar dan Bagaimana Implementasinya

Berdasarkan informasi yang saya dapat dari berbagai sumber yang pastinya sudah saya kroscek kebenarannya pada laman http://www.mpr.go.id/, sosialisasi Empat Pilar MPR RI dilaksanakan sesui perintah UU No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD yang menugaskan Pimpinan MPR untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD tahun 1945,NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Sosialisai Empat Pilar tersebut sudah berjalan sejak 2004 yang pada saat itu namanya Sosialisasi Putusan MPR. Kemudian periode 2009 - 2014 menjadi sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tetapi setelah ada keputusan MK kini namanya menjadi sosialisasi Empat Pilar MPR RI. 

Apa saja emang empat pilar itu?
1. Pancasila
2. UUD 1945
3. NKRI
4. Bhinneka Tunggal Ika

Terus gimana Implementasinya dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat? Ada banyak pastinya, tapi kalau suruh nyebutin detail apa saja itu? maafkan saya bukan guru Kewarganegaraan dan saya belum ada bekal yang pantas untuk menjelaskan secara detail. Tapi, saya akan berusaha menjabarkanya sesui kemampuan dan pengalaman saya. Ciye, biar bloger musiman gini saya banyak diundang di acara pemerintahan yang bermitra dengan komunitas blog yang saya ikut kok. Jadi punya pengalaman dapat materi tentang kebangsaan.

Jadi, implementasinya sebenarnya udah sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kalau kamu orang yang menghormati agama orang lain, suka menolong teman yang kesulitan, minjemin duit teman yang butuh-dan sering nggak balik duuitnya- nggak suka ribut-ribut, nggak suka menggunjing -baca bergosip-, ikut serta dalam pemilu dan nggak milih golput, kamu udah bisa menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari.

Tidak membedakan pertemanan berdasarkan Suku dan Ras, melestarikan budaya yang kita miliki syukur bisa mengenalkan budaya kita sampai luar negri, menjaga rasa persatuan dengan tidak terlibat dalam kelompok-kelompok radikal. Pada intinya berperilakulah sebaik mungkin sesui yang sudah diatur dalam UU dan sesui agama yang kita anut aja udah membantu menjaga Empat Pilar di atas.

Nggak harus melakukan sesuatu yang besar untuk bangsa dan Negara, tapi kalau masyarakat Indonesia bisa melakukan hal-hal kecil itu aja mungkin damai bersama kita Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Netizen Semarang Ngobrol bareng MPR RI


Karena masalah-masalah yang tadi saya sebut di atas, MPR RI merasa perlu melakukan diskusi dengan para warganet dan mensosialisasikan Empat Pilar tadi untuk menerapkan kembali nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi Ngobrol Bareng MPR RI inipun diadakan dan kali ini ada di Semarang pada tanggal 16 September 2017 lalu di Hotel GranDhika. 

Hadir dalam acara tersebut bapak Ma'ruf Cahyono Sekertaris Jendral MPR RI, bapak Bambang Sadono ketua Badan Pengkajian MPR RI, ibu Siti Fauziah Kepala Biro Humas MPR RI dan 50 warganet Semarang. 

Dalam kesempatan tersebut, bapak Ma'ruf Cahyono menyampaikan tentang Empat Pilar yang harus menjadi landasan kita dalam bermasyarakat, berbangsa juga bernegara. Beliau menitipkan pesan kepada para warganet Semarang untuk membumikan kembali Empat Pilar tersebut dalam setiap aktifitas kita di dunia maya dan dunia nyata pastinya. Kita, para penggiat sosial media menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam mensosialisakian progam-progamnya jadi kita harus support pemerintah melalui kegiatan bersosial media kita.

Ada satu catatan yang saya suka dari pesan yang disampaikan oleh bapak Bambang Sadono kemaren saat beliau menyampaikan materinya tentang peran media saat ini dalam pemersatu bangsa. 

" Jangan rebutan balung tanpa sum-sum" 

yang jika diartikan jangan meributkan atau memperdebatkan sesuatu yang sia-sia. Negara kita yang memiliki banyak perbedaan dari suku, ras, dan agama memang menjadi rawan konflik. Tapi jika berpegang teguh dengn Empat Pilar Kebangsaan tadi, insyaallah bisa terhindar dari konflik dan perdebatan sia-sia tentang berbedaan kita.

Berbanggalah dengan keragaman Indonesia dan tetap menjadi pribadi yang positif baik di dunia maya dan dunia nyata. Sekarang jarak dua dunia itu tipis banget kok, kalo terjadi gesrekan dikit aja di dunia maya nanti balasanya langsung di dunia nyata. Jadi selaraskan kegiatan kita di dua dunia itu dengan banyak kegiatan positif lainya.

eh dapat salam dari keluarga besar warganet Semarang nih, 

Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

In catatan isul review

Smart Investasi Bersama Forexim





Foto ini diambil dari laman Forexim
Akhir-akhir ini, mendekati usia bertambah lagi bulan depan jadi sering disinggung soal masa depan sama orang di rumah. Masa depan yang disinggung juga nggak tahu masa depan tentang pekerjaan apa masa depan pasangan, :) mengingat dua duanya belum punya semua. Cara teramannya ya diem aja ngga berkomentar dulu. Kalau kata anak gahul jaman sekarang, senyumin aja tsaayyy...

Ngomongin tentang masa depan itu menurut ku bukan tentang pasangan sih, soal itu serahin sama yang punya kehidupan. Semua udah diatur kapan waktu yang tepat buat ketemu pasangan dan merajut masa depanya bersama. Duh ngetik sampe sini kok jadi rada beper ya.. uhuukk

Kalau masa depan yang perlu kita siapkan itu masa depan finansial. Kerja, gaji banyak tapi ngga dikelola dengan baik ya sama saja tetep nggak bisa bikin perencanaan uang yang baik. Salah satu pengelolaan uang yang baik menurut ku dengan investasi. Bentuk investasi itu juga bisa berupa apa saja, dan karena di dunia ini ngga ada yang kebetulan jadi aku ngga mau pakai acara kebetulan di sini.

Jadi kemaren aku ada ikutan acara seminar tentang pengelolaan uang secara bijak dengan investasi. Invetasinya di sini bisa pakai Forex trading. Ini aku ringkasing materi tentang investasi forex yang belum tahu apa itu forexim.
Nah Apa sebenarnya “forex” itu? Forex adalah akronim (singkatan) dari “Foreign Exchange”, atau pertukaran mata uang asing. Istilah yang lebih sering umum adalah valuta asing (valas).  Beberapa mungkin udah pada tahu yang mengikuti perkembangan ekonomi kalau dalam sepuluh tahun terakhir, perkembangan perdagangan forex (forex trading) di Indonesia sangat pesat. Hampir seluruh lapisan masyarakat telah mengenal forex atau bahkan terlibat langsung dalam perdagangan forex. Hal ini cukup wajar mengingat peluang yang bisa diraih dalam perdagangan forex ternyata sangat besar.

Besarnya peluang tersebut antara lain karena memang pasar uang merupakan pasar finansial yang terbesar di dunia, mengingat semua kegiatan ekonomi di dunia ini pasti bermuara ke mata uang. Volume hariannya lebih dari 3 trilyun dollar per hari! Bisa dikatakan pasar uang akan tetap berjalan selama manusia masih melakukan kegiatan ekonomi. Faktanya, jika kamu bertransaksi forex secara online, kamu bisa melakukan transaksi kapan pun yang kamu mau selama 24 jam dalam sehari dan lima hari dalam seminggu (Senin hingga Jumat).

Jual Beli dalam Forex Tading   
 Pernah tuker rupiah kamu(IDR) ke dollar Amerika (USD)? Atau, mungkin kamu pernah menukar USD dengan EUR (euro)? Nah, pada saat itu sebenarnya kamu sedang terlibat di pasar uang. Tindakan “menukar” IDR ke USD atau USD ke EUR merupakan transaksi forex! Pada saat itu kamu sedang melakuan kegiatan jual beli valuta asing. Ketika kamu “menukar” IDR kamu ke USD, pada dasarnya kamu sedang menjual IDR kamu dan pada saat yang sama: membeli USD.
Kamu bisa melakukan transaksi semacam itu melalui bank atau money changer. Kamu tinggal datang ke bank atau money changer lalu melakukan transaksi valas tersebut. Atau kamu tinggal menelepon treasury officer di bank kepercayaan untuk melaksanakan transaksi tersebut. Kita sebut saja cara transaksi seperti ini sebagai cara transaksi yang konvensional.
Seiring perkembangan teknologi, tahukah kamu kalau sekarang bisa dengan mudah melakukan transaksi serupa secara online? kamu tidak perlu ke mana-mana lagi untuk melakukan transaksi forex. Cukup dari rumah atau tempat mana pun yang kamu inginkan, yang penting ada komputer dan sambungan ke internet. Ditemani secangkir kopi atau teh hangat, kamu bisa trading dari kursi atau sofa yang nyaman, bahkan mungkin dari atas tempat tidur.
Ada sedikit perbedaan antara trading forex melalui broker online dengan transaksi valas yang mungkin biasa dilakukan sebagian besar masyarakat kita di bank atau money changer. Hampir semua broker forex online memfasilitasi transaksi forex dengan sistem kontrak dan marjin (margin). Berikut ini adalah beberapa poin terkait trading online (dengan sistem margin).

1. Obyek perdagangan
Dalam hal ini, obyek perdagangannya masih sama. Apa itu? Tentu saja uang. Namun di sini yang kamu transaksikan adalah kontrak berdasarkan nilai dari mata uang tersebut. Mungkin agak sedikit membingungkan. Tidak perlu bingung, nanti akan ada penjelasan lebih jauh mengenai hal ini. Tapi secara sederhana, anggap saja melakukan transaksi mata uang tertentu seolah-olah membeli “saham” negara tertentu. Pergerakan nilai mata uang negara tersebut merupakan gambaran tidak langsung dari sentimen pasar terhadap perekonomian negara tersebut. Ada beberapa mata uang yang disebut “major currency”. Mereka adalah mata uang dari negara-negara maju dan ditransaksikan secara luas di pasar uang dunia. Berikut adalah tabel daftar mata uang yang termasuk dalam major currency.



Negara
Simbol (Mata Uang)
Nickname
Amerika Serikat
USD (Dollar)
Greenback
Anggota zona euro
EUR (Euro)
Fiber
Jepang
JPY (Yen)
Yen
Inggris
GBP (Poundsterling)
Cable
Swiss
CHF (Franc)
Swissy
Kanada
CAD (Dollar)
Loonie
Australia
AUD (Dollar)
Aussie
New Zealand
NZD (Dollar)
Kiwi




Secara internasional, simbol mata uang terdiri atas tiga huruf. Dua huruf pertama merupakan identitas dari negara asal mata uang tersebut, biasanya merupakan inisial negara tersebut. Huruf yang ketiga merupakan inisial dari nama mata uangnya.
Sebagai contoh: USD. Dua huruf pertama (US) merupakan inisial dari nama negara: United States, yang juga dikenal dengan nama Amerika Serikat dalam bahasa Indonesia. Yang unik adalah CHF, simbol mata uang Swiss franc. CH merupakan inisial dari Confoederatio Helvetica yang merupakan nama latin dari Konfederasi Swiss, sedangkan huruf F-nya adalah inisial mata uangnya: franc.
2. Leverage & Contract Size
Para broker forex online menerapkan leverage dalam melaksanakan trading forex. Dengan danya leverage ini, dana yang relatif kecil bisa melakukan transaksi dengan nilai kontrak yang jauh lebih besar. Ini karena jasa leverage, yang kalau kita artikan adalah “daya ungkit”. Mungkin akan lebih mudah kalau kita analogikan dengan dongkrak mobil. Dengan dongkrak, kamu hanya membutuhkan sedikit tenaga untuk bisa mengangkat bodi mobil kita yang beratnya mungkin ratusan kilogram. Nah, “cara kerja” leverage ini kira-kira ya seperti dongkrak mobil itu tadi.
Contoh penerapannya seperti ini:
 Pada broker yang menerapkan leverage 1:100, maka kamu cukup membutuhkan dana sebesar $1,000 saja untuk melakukan transaksi senilai $100,000. Uang sejumlah $1,000 itu disebut sebagai margin, sedangkan nilai transaksi sebesar $100,000 itu disebut Contract Size. Artinya, modal yang kamu butuhkan hanya 1% saja. Sedangkan kalau kamu melakukan transaksi valas konvensional, untuk bertransaksi sebesar $100,000 maka kamu harus menyediakan modal senilai dengan $100,000. Dengan kata lain, modal yang kamu butuhkan sebesar 100%.
3. Arah transaksi 
Disebut juga dengan “two-way opportunity”. Artinya, kamu tetap bisa mencari peluang keuntungan pada saat market sedang naik atau turun. Ada dua jenis transaksi: beli (buy) dan jual (sell). Transaksi BUY juga sering disebut dengan LONG, sedangkan SELL juga disebut SHORT. Jika harga sedang dalam kedaan naik, maka transaksi BUY(LONG) bisa kamu lakukan untuk mencari keuntungan. Sebaliknya jika harga sedang turun, jangan khawatir karena dengan melakukan transaksi SELL (SHORT) kamu juga bisa meraih keuntungan.

4. Waktu perdagangan
Telah disinggung kalau waktu perdagangan forex berlangsung 24 x 5, yaitu 24 jam sehari dan 5 hari seminggu. Ini karena pasar finansial dunia berjalan silih berganti dalam sehari. Berikut ini adalah tabel waktu perdagangan dunia:



TIME ZONE
GMT
WIB*
New Zealand buka
23:30
04:30
Tokyo buka
00:00
07:00
New Zealand tutup (Tokyo masih buka)
07:00
14:00
London buka
08:00
15:00
Tokyo tutup (London masih buka)
09:00
16:00
New York buka
13:00
19:00
London tutup (New York masih buka)
17:00
24:00
New York tutup
22:30
03:30



Sedangkan jika kamu melakukan transaksi valas biasa, harus menunggu money changer atau bank-nya buka. Sebagai catatan, bank di Indonesia rata-rata sudah tidak melayani transaksi forex di atas pukul 15.00 atau 16.00 WIB.
5. Cara bertransaksi
Teknologi semakin canggih. Zaman sekarang semua serba online. Mau bayar tagihan listrik, mengirim uang ke teman atau keluarga, atau belanja sekalipun, nggak perlu keluar rumah lagi. Yang perlu kamu lakukan tinggal menyalakan komputer, tersambung ke internet, lalu voila!Transaksi pun terjadi. Forex trading pun demikian. Untuk melakukan transaksi valas, yang kamu perlukan hanyalah komputer yang tersambung dengan internet. Bahkan ada beberapa broker yang menyediakan fasilitas mobile trading bagi nasabahnya. Dengan fasilitas itu, kamu bisa melakukan transaksi mealaui smart phone yang kamu miliki. Bandingkan kepraktisannya apabila kamu harus datang ke bank atau money changer untuk melakukan transaksi.


Lalu Legalkah Bisnis Ini?
Kamu perlu mengetahui dengan pasti apakah bisnis atau investasi yang akan kamu ikuti memiliki payung hukum (aspek legalitas).  Kamu tentu ingin mengetahui apakah dana yang akan kamu titipkan di pialang yang kamu percaya akan aman atau tidak. Di topik ini, kamu akan mengetahui seluk-beluk perdagangn berjangka berikut aspek legalitas yang menaunginya, sehingga kamu tidak lagi akan ragu untuk turut serta dalam perdagangan yang luar biasa ini.
  
Kamu akan melakukan transaksi di dunia “perdagangan berjangka”. Bisnis ini diatur oleh Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi. Jadi, kegiatan perdagangan berjangka di Indonesia; atau lebih popular dengan istilah “trading”; memiliki landasan hukum yang kuat. Segala kegiatan perdagangan berjangka diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), yang merupakan sebuah badan yang berada di bawah Departemen Perdagangan Republik Indonesia. Struktur industri Perdagangan Berjangka Komoditi di Indonesia bisa dicermati pada bagan berikut ini:



PT International Mitra Futures (FOREXimf.com) telah memiliki izin resmi sebagai pialang berjangka. Izin tersebut dikeluarkan oleh BAPPEBTI dengan nomor 736/BAPPEBTI/SI/6/2005. FOREXimf.com juga merupakan anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), Kliring Berjangka Indonesia (KBI), serta Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX).
Pastikan kamu hanya bertransaksi melalui pialang berjangka yang sudah memiliki legalitas dan keanggotaan yang lengkap seperti FOREXimf.com. Sebab, dengan demikian dana kamu akan aman karena disimpan di “segregated account” (rekening terpisah) yang diawasi oleh pemerintah. Rekening tersebut harus disetujui oleh BAPPEBTI dan Kliring Berjangka Indonesia.

Nah kayaknya udah sangat jelas ya cerita aku di atas tentang invetasi via forexim ini, kalau masih kurang jelas kamu bisa kunjungi lamanya mereka di link ini KLik Sini bisa langsung daftar di sana kalau udah tertarik. Aku udah gabung loh ngomong- ngomong, kamu nggak pengen nyusul?..




Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Popular Posts