In catatan isul Lifestyle

Internet, sahabat terhebat saat Traveling

cr Goole
Manusi sebagai makhluk sosial yang nggak bisa hidup sendiri itu masih berlaku di era yang serba apa-apa internet ini nggak sih? Kok aku berasa sekarang manusia lebih bergantung dengan internet daripada bergantung dengan sesama manusianya.

Apapun! sekarang serba internet, nggak heran kalau konsep IOT ( internet of things ) akan benar-benar menguasai kehidupan manusia di masa depan. Yang bisa menggunakan ini dengan bijak sih nggak apa-apa, masalahnya masih ada yang memanfaatkan penemuan mutkahir ini untuk hal-hal yang nggak penting.  

Saran ku sih, selagi kita masih bisa melakukan dan memilih sesuatu hal dengan baik kenapa kita harus memilih yang tidak baik. Sampai kapanpun kehadiran internet ini akan tetap memiliki dua mata pisau, tergantung kita mau menggunakan fungsi yang mana dari dua itu. Kalo aku tetep milih yang baik lah. Dari sekian milyar kebaikan yang bisa dilakukan dengan internet, biarkan aku memberikan sedikit uraian tentang manfaat internet ini saat bepergian yak. 

Jadi bisa kok sekarang pergi sendiri tanpa teman asal ada gedget dan internet. Untuk apa aja itu,simak nih..

1. Sebagai teman Diskusi mencari Referensi

cr google
Ketika akan memutuskan jalan-jalan ke suatu tempat yang belum pernah dikunjungi, dari pada diskusi dengan teman yang bisa jadi sama-sama belum pernah ke sana pasti mending tanya-tanya ke google. Iya? aku juga gitu. Lebih banyak referensi yang diberikan oleh google sampai dengan gambar-gambar yang bisa kita perkirakan akan ngapain aja di sana nanti. Termasuk referensi penginapan, makan, sampai perkiraan biaya selama di tempat itu. Lengkap.

2. Sebagai Teman Pemesan Transportasi

Kalau udah fixed mau ke mana, pasti nyiapin mau naik apa ke sananya kan? kereta, pesawat, bus atau bahkan ketika sampai di tempat tujuan kamu akan tetap membutuhkan jemputan dan kendaraan buat muter2 dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Sekarang pesannya apa? bisa online juga kan?

3. Sebagai teman diskusi penunjuk arah

cr google
Asal jalan saja berani sekarang tanpa harus tahu di mana lokasi yang akan kita datangi. Google map di sini akan sangat membantu memberikan penunjuk arah ke mana kita harus lalui. Bahkan bisa memberikan petunjuk ke kita mana jalan yang perlu dihindari karena macet dan lain sebagainya. Merasa cukup terbantu dengan ini selama perjalanan kan? Bahkan di beberapanegara sudah punya aplikasi khuhus untuk memberikan penunjuk arah jalur kereta bawah tanah.

4. Sebagai Teman Pengingat Cuaca

Cuaca menjadi salah satu faktor yang cukup penting menentukan menyenangkan dan tidaknya acara jalan-jalan kamu. Jadi jangan salah cuaca saat pergi ke sana. Nggak mungkin kan saat lagi ujan deres-deresnya tapi tetep maksa buat jalan-jalan. Seneng kagak , sakit iya. JAdi bisa diperiksa perkiraan cuasanya pada tanggal berapa kamu akan berangkat. 

5. Teman Penerjemah

Ini akan sangat berguna jika kamu jalan-jalan ke luar negeri dan tidak terlalu paham daerah lokal sana sementara orang yang kamu ajak komunikasi tidak terlalu paham bahasa inggris. Bener? 

6. Teman Eksis dan Menyimpan foto secara online

cr google
Sekarang akan menjadi sesuatu yang tidak mungkin jalan-jalan tanpa ada foto dan nggak diupload ke sosial media pribadi. Sekalipun itu satu, tetep harus ada nangkring di Instagram kalo kamu pernah jalan-jalan ke tempat itu. Iya? aku sih gitu. Apalagi selama itu masih memungkinkan untuk bisa bikin insta story atau WA story, tetep pengen keliatan eksis beredar ke mana-mana sih. 

Jadi begitu kira-kira mba dew  .http://www.dewirieka.com/  dan mba Praningrum http://www.prananingrum.com/ cara aku menggunakan internet dengan baik selama jalan-jalan. Kamu ada lain yang bisa ditambahkan dalam postingan ini? share di kolom komentar ya.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In catatan isul Jalanjalan

Tour 4 Museum di Semarang


Perjalanan tour musium ini sebenernya udah sejak tanggal 12 Oktober 2017 kemaren, bertepatan dengan hari museum Indonesia. Museum Ronggo Warsito Semarang mengadakan tour Museum untuk memperingati hari Museum. Dan bergabunglah aku di sana. Dalam acara tour museum itu akan ada 4 museum di Semarang yang akan kita kunjungi. Mana aja itu, simak tulisan ini sampe habis ya.

Museum MURI 


 Museum Rekor Dunia Indonesia didirikan atas Prakarsa Jaya Suprana, direktur komisaris PT Jamu Jago yang ada di jalan Perintis Kemerdekaan atau daerah Banyumanik Semarang pada tanggal 27 Januari 1990. Diresmikan oleh Menko Polkam pada saat itu Soedomo dan disaksikan Gubernur Jawa Tengah saat itu HM Ismail.

Luas MURI sekitar 600 meter persegi dan terdiri dari ruang ekshibisi data dan foto yang menampilkan foto dan data-data perusahaan ,balai pertemuan.


 Sebelum melihat-lihat isi musem kita diajak lihat vidio sejarah dari PT Jamu Jago dan berdirinya MURI dengan didampingi salah satu petugas museum.

 
 Untuk catatan rekornya sendiri sudah ada kurang lebih 8000 rekor seluruh Indonesia yang sudah tercatat di sana. Beberapa rekor terbaru dipamerkan pada sebuah bingkai dan tempel pada dinding-dinding. Kita bisa melihat foto dan keterangan rekor mengenai apa dan siapa pembuat rekornya. 

Selain itu ada beberapa alat tumbuk bahan jamu, mesik kasir tempo dulu, mesin ketik kuno, bahan-bahan untuk membuat jamu dan kita juga bisa minum jamu gratis di sana. Bisa langsung diracik oleh ahlinya loh.


Secara umum memang tidak banyak koleksi berwujud benda fisik berhubungan dengan rekor yang telah dicatat yang dapat disaksikan di sana. Tapi sebagai salah satu destinasi wisata edukasi, tidak ada salahnya mampir sebentar untuk menambah sedikit wawasan. Nggak butuh waktu lama kok, satu jam mungkin cukup untuk keliling plus dengan foto-fotonya.



Museum Masjid Agung Jawa Tengah

Gambar Dari Google

Museum ini terdapat di Menara Al Husna di komplek Masjit Agung Jawa Tengah atau sering di singkat MAJT. Museum tersebut diresmikan pada tanggal 28 September 2007 oleh Gubernur JaTeng waktu itu Mardiyanto.

Jumlah koleksi yang di miliki museum Perkembangan Islam Jawa sekitar 100 unit. Koleksi tersebut ada di lantai 2 yang berada di menara MAJT. Sebelum memasuki lantai 2, kita harus melewati replika gerbang menara Masjid Sunan Kudus. Sedangkan lantai 3 ada replika pintu gerbang keraton Surakarta. 

Cr google
Beberapa koleksi diantaranya keris, mushaf Al-qur'an kuno, Al-Qur'an raksasa, mimbar kuno dari Masjid Terboyo, artefak gamelan, beberapa wayang. Tiket masuiknya masih murah, hanya 5 ribu rupiah untuk bisa melihat-lihat semua fasilitas yang ada di menara. Dan nggak diminta karcis lagi saat masuk ke museum.

Museum Mandala Bhakti

Cr dari Google
 Museum Perjuangan Mandala Bhakti Semarang menyimpan berbagai benda yang menjadi saksi perjuangan Tentara Nasional Indonesia saat merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Ada banyak koleksi yang ada di sana mulai dari persenjataan, seragam, alat komunikasi, dokumentasi, narasi sampe alat bedah yang dipakai jaman perang dulu. 



Setiap macam koleksi disimpan di ruangan yang berbeda. Ruangan-ruangan yang terdapat di museum ini antara lain ruang peristiwa, ruang laswi atau laskar wanita, ruang senjata dan amunisi, ruang seragam angkatan darat, ruang pelestarian kerja panglima kodam, ruang cacat veteran, perpustakaan, aula dan laboratorium. Total museum Mandala Bhakti memiliki 30 ruangan dengan 2 lantai.

Museum Rangga Warsita

 
Cr google

Museum Rangga Warsita ada di jalan Abdul Rahman Saleh no 1 Kalibanteng Kulon Semarang. Diresmikan pada 5 Juli 1989, museum tersebut memiiki koleksi warisan dan benda budaya Jawa Tengah. Di sana ada 4 gedung yang menceritakan sejarah yang berbeda tiap gedungnya. 

Gedung A, lantai satu menyimpan wahana geologi dan geografi. Di sana ada beberapa jenis batuan yang terdapat di bumi juga meteroid yang pernah ditemukan di Mojogedang, Karangayar tahun 1984. Sementara lantai dua ada koleksi tentang Paleontologi, ada beberapa fosil kayu kuno, bebatuan dan masyarakat kuno, dan hewan-hewan masa silam.

cr Google
di Gedung B lantai satu ada peninggalan budaya dan kerajinan dari peradaban Hindu Budha kayak Linga, Arca-arca, ketongan, kendhi, patung dewa dan candi-candi yang ada di Jawa Tengah. Selaiin itu ada miniatur Masjid Agung Demak dan menara kudus, salinan Al-Qur'an yang ditulis dengan tangan juga cerobong sumur dari Caruban Lasem.

Gedung C, terdiri ruang bersejarah perjuangan. Benda-benda yang dipakai ketika zaman pertempuran juga diorama pertempuran yang pernah terjadi di Jawa Tengah dan Jogjakarta termasuk pertemuran lima hari di Semarang. Sedangkan Lantai dua terdapat ruang koleksi teknologi dan kerajinan tradisional, teknologi industri dan transportasi, dan beragam model kerajian rumahan.

Gedung D, di sini pameran tentang pembangunan, numismatik, heraldik, tradisi nusantara, ruang intisari dan hibah. Sedangkan di lantai dua ada ruang kesenian yang menampilkan koleksi benda dan peralatan kesenian yang dipisahkan menjadi seni pergelaran dan seni musik.

Well dari ke empat museum yang udah dikunjungi menurut ku museum Rangga Warsita yang cukup lengkap dari koleksinya. Lebih luas juga dari beberapa museum lainya. Masih agak miris sih dengan kondisi museum kita, terkesan kuno, membosankan dan seram. Tapi walaupun begitu setidaknya sekali seumur hidup haruslah punya pengalaman jalan-jalan ke museum. Aku masih ada beberapa pengalaman jalan-jalan ke museum yang bisa diceritakan di next postinga.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In catatan isul Jalanjalan review

Singgah Sejenak di D'Season Premier Jepara


Perjalanan singgah ke D'season ini sebenernya bareng dengan cerita perjalanan ke beberapa tempat wisata di Jepara bareng dengan 16 WNA yang masih kuliah di Undip. Cuman kayaknya bakal panjang dan membosankan kalau di tulis dalam satu judul, jadi ku bagi beberapa aja.

Ini bagian yang paling cepat diselesaikan, nulis review tempat menginapnya dulu. hihi
Ada yang udah pernah ke D'Season Premier Jepara? pasti pernahlah ya, tapi mungkin hanya menginap dan nggak sempat eksplore hotel sampe ke ujung-ujungnya. Nah kebetulan kemaren waktu aku ke sana bisa showing room sampai ke spa dan gym nya karena didampingi sama pegawai hotel. 

Nggak kayak biasa-biasanya kalau ngetrip sampai hotel itu pasti malam dan pagi-paginya udah harus cabut, jadi nggak ada sempat waktu buat eksplore hotel. Kebetuan kemaren aku dan rombongan sampe D'Season itu sekitar jam empat sore, masih punya banyak waktu buat istirahat dan jalan-jalan sekitar hotel. Manalah D'season ini kan punya privat beach di belakang hotel, jadi sayang kalau hanya istirahat di dalam kamar.



Setelah istirahat bentar dan sholat, aku dan temen sekamar turun buat jalan ke pantai Bandengan. Pantai belakang hotel bisa kita explore malamnya atau besok pagi-pagi sebelum sarapan, karena kalau ke Bandengan pagi-pagi nggak memungkinkan mengingat harus jalan sekitar 500 meter dari hotel. Kalau sore kan waktu masih agak panjang dan sambil menikmati udara sore hari di jalanan. 


Karena jalan menuju pantai Bandangannya sesepi itu dan masih asri dengan kebon-kebon di kiri dan kanan. Itu foto dengan Hasana dari Afrik FYI. Sampai di Pantai Bandengan sendiri nggak terlalu ramai karena weekdays dan udah sore juga, jadi bisa menikmati pantai sesuka kita. Cuman sayang nggak bisa explore dari ujung ke ujung pantai juga karena sampai sana hari udah mulai gelap jadi cuman duduk di tepian pantai sambil ngobrol masih melanjutkan tentang perbedaan Indonesia dengan negara-negara meraka. Aku Jalan ke Pantai Bandengan ada dengan Manoon dari Prancis, Owen dari USA, Hasana dari Afrika, Tang dari Vietnam dan  Kina dari Timur Leste.


Setelah yakin nggak ada yang bisa dilakukan lagi di sana selain foto-foto, kita akhirnya balik lagi ke hotel. yang ada di foto atas itu kak Kina dari Timur Leste, aku nggak sempet foto di ayunan yang terbaru di pantai Bandengan sana, ayunan macam yang ada di Gili Trawangan lombok itu loh. haha, kudu jalan ke barat lagi buat foto di sana dan kita udah capek. Jadi bye Pantai Bandengan.

Sampai di hotel itu, aku ketemu sama manager pemasarannya dan sempet ngobrol sebentar yang akhirnya diajak jalan-jalan keliling hotel. Hotel ini memiliki empat tipe kamar, Business Room, Executive Room, Junior Suite dan D'Season Family Suite. Harganya juga terjangkau, mulai Rp 444 ribu di awal pekan dan Rp 600 ribu di akhir pekan. 


Kalau untuk design interiornya sih rata-rata hotel, nggak terlalu yang wah banget tapi ya enggak biasa banget juga. Luasnya juga masih lumayan bahkan untuk kelas room yang paling murah, kamar mandi lumayan luas juga.

 
 Yang menarik itu view dari kamar hotelnya. Untuk kamar yang ada di lantai dua rata-rata memakai balkon semua dan jika beruntung balkon bisa langsung ke arah pantai. Sayangnya aku kemaren balkon menghadap ke parkiran depan hotel.


Ada beberapa juga balkon yang menghadap kolam renang.


Setelah melihat beberapa room terbaiknya, diajak melihat Ruang spa dan ruang Gym nya juga.


Ruang spa ini keren banget karena langsung menghadap ke pantai juga. Jadi sambil di pijat sambil lihat laut adem gitu. 


Untuk Gym dan fitnes centernya agak kecil sih, tapi cukup kalau hanya untu ngegym 30 menit. Jarang yang ke Fitnes center juga katanya. 


Untuk kolam renangnya ternyata tidak hanya untuk penghuni hotel, tapi bisa umum asal daftar member. Member yang membayar Rp 200 ribu, dapat menikmati fasilitas kolam selama sebulan, tanpa batas atau unlimited. Sedangkan kartu member yang dibayar Rp 500 ribu berlaku untuk tiga bulan, dan Rp 800 ribu berlaku untuk enam bulan. Pengunjung pemakai kolam renang juga mendapatkan fasilitas handuk dan air mineral.


Halaman belakang hotel yang selapang ini, ada lapangan futsalnya juga.


dan view pantai yang menakjubkan kayak gini..


Aku dapat sunrise juga pas pagi-pagi stelah sholat subuh turun ke bawah.


Halaman belakang ini kayaknya keren banget buat bikin garden party atau buat wedding party juga. Acaranya dibikin sore sambil nunggu matahari tenggelam. Luas banget kan areanya, sampai mentokke kolam renangnya. Kerenlah, langusung ngrancang wedding party di sana. Tinggal nunggu pasangannya ada aja ini. Haha

Oh iya di dekat kolam renang sebelah kanan, itu ada rumah joglo yang ternyata juga disewakan Hotel. dinamakan Joglo presidential Suite, yakni bangunan khas Jawa Tengah. Di dalamnya terdapat dua kamar tidur dan ruang tamu berukuran luas. Ruangan yang dilengkapi bar dan piano ini disewakan seharga Rp 5 juta. Jadi yang pengen memilih suasana villa ini bisa disewa juga, depannya langsung menhadap ke kolam renang dan belakang langsung pantai. 

Jadi staycation di sana aja juga bisa banget sih sambil maen ke pantai-pantai yang deket kayak Bandengan dan Pantai Kartini. Jadi segerakan bikin jadwal ke sana deh, ngak jauh kan dari Semarang.


Oh iya, ini nggak tahu penting apa engga cuman mau ngasih gambar lobbynya aja. Haha, selamat berlibur ke Jepara dan jangan lupa menginap di D'Season Jepara.

Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

In catatan isul Lifestyle

5 Cara Membuat Ruang Tamu Sempit Nampak Luas

Gambar ini diambil dari google
Ini bukan mau sok jadi konsultan hunian ya segala macem bikin tulisan cara bikin ruang tamu sempit nampak jadi luas. Serius aku nggak ahli dalam bidan ini. Jangankan ngasih tips tentang design ruang tamu, design kamar sendiri aja masih awut-awutan.

Tapi gimana dong, emang ini tantangannya dari mba Dian Nafi http://www.writravelicious.com/ dan Mba Archa http://www.archabella.com/ yang menang arisan periode ini. Sendirinya arsitek sih ya jadi tema yang dikasih nggak jauh-jauh dari rumah dan bangunan. Untung nggak suruh ngitung kerangka bangunan rumah masing-masing! Hhzzz

Kalau rumah idaman ku sendiri sebenernya ada. Setipe 60 dengan dua lantai, ruang tamu langsung di lantai dua dengan dua kamar tidur di atas dan satu kamar tidur utama di bawah. Lantai satu diisi dengan ruang keluarga, ruang makan dan dapur. Jadi nampak dari depan rumah udah langsung tangga ke lantai dua di ruang tamu. Nggak ada akses masuk dari lantai satu kecuali lewat garasi dan itupun hanya untuk keluarga dekat yang bisa langsung ke ruang keluarga. Kalau tamu-tamu biasa di lantai dua, jadi tingkatnya menurun gitu. Terus masih ada sisa lahan kosong di belakang untuk bikin taman buat acara kumpul-kumpul. Lantai satunya juga dengan banyak jendela kaca besar-besar biar kalau pas kumpul bisa dibuka semua dan nampak nyatu dengan taman belakang.

Sungguh rumah yang sangat diidam idamkan dan berlebihan kayaknya. Haha, ya semoga aja dapat suaminya pengusaha jadi bisa bangun rumah kayak gitu. Amiiinnn..

Nah kalau tulisan rumah idaman gitu aja kayaknya nggak pantes buat bikin tulisan arisan. Jadi ku tambahkan  sedikit tips tentang ngakalin ruang tamu yang sempit biar keliatan luas. Untuk tulisan ini ku ngggak ada survey kecil-kecilan kayak biasa, selain waktunya nggak ada sampe deadline tulisan ini mundur banget juga bingung mau apa yang disurvey. Jadi aku hanya menyadir artikel tentang tips menata rumah dari situs fotorumahminimalis.com dan beginilah 7 caranya.

1. Memilih Warna Cerah Untuk Dinding dan Lantai

cr Google

Warna gelap bisa membuat sebuah ruangan menjadi terlihat lebih nyaman karena mereka menyerap cahaya. Beda dengan warna cerah yang memancarkan cahaya jadi nggak heran kalau warna  gelap bikin ruangan keliatan lebih sempit. Jadi pilih warna cerah untuk dinding, lantai dan atap biar ruangan terlihat lebih luas.

2. Memakai Corak Garis-Garis untuk Memperpanjang Ruangan

Cr Google
gunakan furniture dan karpet bercorak garis untuk menampakan ruangan lebih lebar. Hindari karpet yang terlalu banyak corak karena akan terkesan ramai dan bikin ruangan jadi lebih sempit. 

3. Jangan Gunakan Banyak Furnitur di Ruang Tamu

Cr Google

Kalau ruangan udah sempit, hindari banyak menaruh furnitur di dalamnya. Biar ada space dan bisa buat gerak dan kelihatan lebih lapang.

4. Jangan Pakai Aksesoris Ruangan dengan Ukuran Besar

Cr Google
Kalau mau menambahkan sedikit aksesoris ruangan atau hiasan dinding jangan cari dengan ukuran besar. Pilih aksesoris kecil-kecil dengan warna senada dengan atap atau lantai tapi jangan samakan warna dengan dinding.

5. Letakan Satu Kaca Berukuran sedang untuk Menciptakan Ilusi Ruang yang Lebih Luas

Cr Google
ini item yang cukup penting untuk membuat ruangan nampak lebih luas. Pantulan bayangan dari kaca akan menyamarkan ruang sempit. 

Jadi begitu kira-kira 5 cara yang bisa dicoba untuk merombak ruang tamu sempit anda. Semoga membantu dan bermanfaat ya.








Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In catatan isul Jalanjalan

Wisata Keluarga di Museum Satwa Batu Malang



Liburan ke Batu Malang ini sebenernya udah dari kapan bulan, tapi belum sempet juga untuk dipamerin bahkan sekedar pamer di Instagram. Se-sok sibuk itu emang gue yang sekarang. ini bahkan belum selesai dengan draft-draft tulisan perjalanan minggu-minggu lalu, gue baru aja balik dari acara ngecamp di tempat baru yang baru banget akan di buka november besok. Sayang kan kalau ngga di tulis juga, tapi mau ditulis ya kudu antri. Haha, set dah jam terbang makin rumit sekarang ya sul.

Kayak jalan-jalan ke Malang awal bulan banget September lalu. Ada kali empat lokasi yang dikunjungi, tapi ini nyicil dulu yang di museum satwa ya. 

Oke, museum satwa masuk dalam lingkup Jatim Part II yang udah di buka sejak 2015 kalo nggak salah dan mungkin udah ada seperempat atau bahkan setengah dari penduduk Indonesia yang udah pernah datang ke sana. Tapi dari setengah yang udah pernah ke sana kan nggak semuanya nulis di blog, jadi review di blog ini masih ada kemungkinan untuk tidak membosankan walaupun lokasi yang gue datangi bukan lokasi baru lagi. 

Lagian gue percaya setiap orang punya pengalaman yang beda walaupun datang ke tempat yang sama dengan hari dan jam yang sama. Jadi kalaupun yang udah pernah datang ke sana dan nemu tulisan ini bisa jadi punya pengalaman yang beda, bisa dilengkapi pengalamannya di kolom komen kok. *kode biar kolom komen nggak kosong


Museum satwa, diawal kemunculannya gue sempet takjub walaupun belum ke sana dan hanya stalking lewat sosial media. Itu museum, tapi jauh dari kesan museum. You know lah kesan museum kita -baca museum yang ada di Semaranag- yang kayak gimana, dan di museum satwa sana jauh untuk dikatakan kayak museum kebanyakan. Kebetulan peringatan hari museum Indonesia kemaren yang jatuh di tanggal 12 Oktober 2017 gue ada tour di empat museum yang ada di Semarang - dan ya sekali lagi masih nagkring di draft- yang nanti bisa dibandingin.

udah tayang kok ini linknya, hihi Klik Sini

Jadi Museum Satwa didirikan sebagai lembaga konservasi satwa liar. Layaknya museum pada umumnya yang menampilkan koleksinya, di sana juga menampilan koleksi satwa-satwa yang diawetkan juga fosil-fosil purba yang konon didatangkan dari berbagai benua di suruh dunia.

Foto ini diambilnya di google karena pas nggak ada foto ini
 Dari beberapa foto yang gue liat sebelum datang ke sana, yang bikin paling penasaran adalah replika kerangka satwa purba apatosaurus dan  tyronnasaurus kayak gambar di atas. Keren banget like di film night at the museum I, dan gue masukin ke list must to take picture there. Tapi pas kemaren ke sana udah ganti.




Diganti dengan satwa satwa ini hiks.. sayang banget harusnya nggak perlu diganti karena menurut gue itu yang bikin keren diawal masuk museum itu. Dan satu lagi yang bikin harus mendesah WOW begitu memasuki museum itu adalah design sangkar-sangkar burung dan tanaman-tanaman yang fotoamble itu.









Nggak dipungkiri tempat wisata jaman now emang yang paling ramai dikunjungi wisatawan adalah yang bisa menawarkan banyak spot foto. Museum Satwa sangat paham tentang strategi itu, jadi designe yang ada di sana setiap sudut bisa buat foto banget. Nggak heran kenapa setiap hari di sana rame banget. 

Sekarang mulai jelajah ke ruang pamer mereka, ada beberapa yang pertama ruang insectarium.



koleksi ratusan bahkan kayaknya ribuan serangga dari berbagai negara di seluruh dunia. Dan kemaren gue sampe nemu serangga yang belum pernah gue liat sebelumnya. 


Ruangan ke dua diorama, replika bebagai satwa dan alamnya. Selanjutnya pameran fosil, yang terdapat di sana adalah fosil-fosil dan tulang yang telah direkostruksi menyerupai struktur satwa aslinya.

 
Ada juga live show annimal dan pengetahuan fauna yang menyuguhkan pertunjukan antara perbedaan teknologii canggih dengan boneka hewan robot yang bercerita tentang kehidupan satwa pada zaman dulu.




Sepanjang jalan sampai menuju lokasi keluar bawaanya pengen foto banget. Walaupun museum tapi asik banget buat wisata apalagi bareng keluarga. Nggak ada bosennya sama sekali dan flat. Selalu ada kejutan setiap sudut ruangan. Cuman nggak bisa semua foto gue pamerin sini, biar yang belum ke sana tetep penasaran sebagus apa tematnya. Kudu ke sana sih gue saranin, apalagi untuk anak-anak akan sangat ngebantu buat belajar mengenal hewan-hewan lainyya. Tiketnya nggak mahal kok, 60.000 untuk weekdays dan 75 weekend. Buka setiap hari dari jam 10.00 sampai 17.00 WIB. Segera agendakan jalan-jalan ke sana bersama keluarga.

















Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Popular Posts