In catatan isul review

Traveling Menyenangkan dengan Sepatu Nyaman : Hush Puppies Schnoodle

Foto ini diambil dari www.hushpuppies.co.id
Kegemaran masyarakat urben jaman now udah bergeser cukup jauh ya cuy. Hal-hal yang berbau casual dan outdoor sekarang ini lagi jadi primadona. Liburan jaman now juga bergeser ke arah adventure. Berkaitan dengan adventure dan outdoor, barang-barang yang kita punya juga harus menyesuaikan dong. Nggak mungkin kan kita lagi jalan-jalan ke gunung pakai sepatu pantofel. Jadi barang yang kita pakai harus sesui dengan aktifitas ya.

Ngomongin aktifitas ini, beberapa bulan terakhir aku lagi banyak acara jalan-jalan nih. Kalau ngikutin postingan terakhir-terakhir ku nemu banyak catatan jalan-jalan kan? Jalan-jalanya juga kebanyakan ourdoor gitu. Jadi kudu mulai menyesuikan barang-barangnya juga nih. Masa kemaren aku jalan tracking ke curug gitu pakai flat shoes yang biasa dipakai jalan-jalan biasa. Sakit dong kaki, nggak nyaman banget selama tracking itu. Makannya aku butuh tambah koleksi sepatu, terutama sepatu yang nyaman buat dipakai acara outdoor dan jalan jauh.

Banyak banget emang pilihan brand sepatu outdoor, tapi yang sesui dengan selera aku pilih Hush Puppies deh. Aku pernah punya 1 koleksinya, awet dan enak banget kalau pas dipakai. Udah cocok itu jadi lebih percaya dengan brand itu.

Hush Puppies, find your Flavor


Udah nggak asing dong sama brand satu ini. Sedikit cerita tentang Hush Puppies ini ya, ditemukan sejak tahun 1958. Nama Hush Puppies dan maskotnya yaitu anjing diciptakan oleh manager penjualannya, James Gaylord Muir. Jadi si James Gaylord ini dapat inspirasinya dari petani yang saat itu melempar makanan Hush Puppies ( itu sejenis makanan tradisional daerah Selatan Amerika ) untuk menenangkan anjingnya yang lagi menggonggong keras. Karena melihat kejadian itu akhirnya munculah ide di kepala James Gaylord untuk membuat sepatu baru yang nyaman banget bahkan sampe bisa menenangkan 'Anjing yang sedang menggonggon keras'

 Setelah itu Hush Puppies menciptakan sepatu kasual pertama di dunia, yang memberikan kebebasan gaya hidup santai. FYI, Hush Puppies merupakan divisi dari manufaktur sepatu Wolverine World Wide dan perusahaan tersebut punya lisensi atan nama Hush Puppies di lebih dari 120 negara di dunia. Kalau di Indonesia, Hush Puppies merupakan divisi dari Transmarco Group yang fokus dengan gaya hidup dan sepatu.

Schnoodle, sepatu super nyaman dan ringan

 

Nah pas pengen nyari sepatu baru, pas juga Hush Puppies lagi ngeluarin koleksi terbarunya. Dinamai Schnoodle, sepatu kasual ini mempunyai fitur Zero-G, outsole dan alas kaki bermaterial EVA yang memberikan kenyamanan di kaki selama pemakaian sepanjang hari. Jadi nggak takut kaki sakit lagi kalau pakai sepatu ini meskipun dipakai seharian penuh dan jalan terus panang pegel. hihi


Totalitas sepatu ini untuk menawarkan kenyamanan, dibikin seringan mungkin bahkan lebih ringan dari handphone yang kita bawa kemana-mana. Jadi nggak heran sih kalau Hush Puppies mengklain ini sepatu paling nyaman biar dipakai seharian. Untuk menambah kenyamanan lagi, bahan bagian atasnya terbuat dari rajut yang stylish jadi breathable dan fleksible banget.

Dibandrol dengan harga 799k dan masih diskon juga 30% sampai tanggal 17 Desember 2017 besok, Schnoodle ini punya beberapa farian warna kayak hitam, navy, abu-abu, bitu muda dan fuschia.


Lounching dengan media & blogger

Nah ngertikan, kenapa aku bisa tahu kalau Hush  Puppies baru aja ngeluarin koleksi Schnoodle? yes, karena kemaren tanggal 15 Desember 2017 aku dapat undangan untuk acara lounchingnya di Paragon Mall Semarang lantai 1. Tahukan storenya Hush Puppies di Paragon. 


 Dalam acara lounching kemaren Hush Puppies mengundang beberapa media, blogger, komunitas fotografer dan pastinya pelanggan setia mereka. Khusus untuk acara lounching kemaren Hush Puppies mengadakan Foto kontes produk berhadiah sepatu Schnoodle. Caranya cukup foto apa aja barang yang ada di store dengan mengutamakan foto sepatu keluaran terbaru mereka, upload di IG tag akun Hush Puppies ID dan cantumkan hastag-hastag tertentu sesui syarat yang berlaku. Dan aku yang tadinya udah niat beli jadi kepending dulu buat ikutan kontes ini. Kali aja menang dan dapat Schnoodle, kan lumayan. 


 
Ku terpaksa foto dengan tas dan sepatu yang bukan koleksi terbarunya, karena masih banyak yang makai buat foto juga. BTW thanks ini foto dari salah satu fotografer yang ketemu di sana.Tapi udah saling kenal kok.hii

Harapan akhir tahun nambah koleksi sepatu outdoor baru terealisasikan. Jadi bikin lebih nyaman aja waktu jalan-jalan buat nambah konten postingan. Eh buat kamu yang nggak ikutan foto kontes masih bisa buat memiliki Schnoodle itu kok, datang segera ke store Hush Puppies di Paragon Mall Semarang lantai 1 ya. 




Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Jalanjalan review

Numpang Tidur di ARRA Amandaru Hotel Cepu


Pengalaman menginap di Arra hotel ini karena perjalanan ke tiga kota yang aku tulis di postingan ini Klik di Sini jadi setelah ku review tempat menginap  yang di Jepara Klik di Sini kayaknya perlu juga mereview hotal yang ada di Cepu ini.

Kebetulan juga itu perjalanan ku yang pertama ke kota yang terkenal dengan kilang minyaknya itu. Eh, atau ada lagi yang terkenal di Cepu? tulis di kolom komentar kalo ada, hihi

Waktu itu udah malam sih sekitar jam tujuh rombongan sampai di Hotel Arra Amandaru, dan  cuaca lagi ujan deres. Walaupun gitu kita masih dapat sambutan luar biasa dari pihak hotel dengan tarian-tarian tradisional dan pengalungan bunga. Maaf ini nggak hoax tapi emang pas nggak sempet dapat foto waktu penyambutan ini. Hihi

Oke kesan pertama untuk hotel Ara Mandaru ini oke sih. Cukup besar di bagian lobbynya dan terkesan mewah untuk ukuran hotel bintang tiga di kota kecil seperti Cepu. *Sory untuk warga cepu jangan baper ya, kecil gitu begitu di ekplore ternyata cabe rawit!!


Kata Pak Hery yang nemenin showing malam itu, hotel Ara Amandaru ini dirancang dengan dekorasi seni industri modern. Keliatan sih dari design lobbynya yang kayak gitu dan beberapa ruangan lainya saat jalan berkeliling.


Ini aku ambil dari balkon lantai dua yang langsung keliatan lobby dari atas. Aku suka ornamen jam-jam menempel di dindingnya yang nunjukin waktu WIB, WIT dan WITA.

ini ada di lorong menuju kamarnya, jadi setiap lantai mereka memiliki konsep lorong yang berbeda.

Foto yang ini diambil dari google
Kita mulai obrolin Kamar nih, Arra Amandaru Hotel ini punya 82 kamar dengan perlengkpan AC, kulkas, telepon multiline, pembuat teh/kopi, climate control dan pesan suara. Selain itu juga ada area tempat duduk terpisah (suite room saja), minibar, gorden dan meja. Seprai kualitas premium belum termasuk fitur dari Arra Amandaru Hotel.


Kamar mandinya juga luas kok dilengkapi dengan handuk/perlengkapan mandi kayak make up/pencukur, jubah mandi dan hairdryer. Standardnya hotel sih untuk perlengkapan ini.

Nah untuk harga sewa permalamnya nih, sebenrnya lumayan mahal sih menurut ku dengan 900.000 untuk deluxe, junior suite 1.5 juta, executive suit 2.5 juta dan yang termahal Arra suite sampai 5 juta.

Restoran & Makanan


Ini resto mereka, sedikit berbeda dengan area lobby dan kamarnya yang lebih industrail modern. Untuk restonya ini  lebih industrial vintage kayaknya. Nama restonya Coconut Banana Resto, menyajikan masakan Barat, oriental, dan Indonesia. 


 Buka setiap hari selama 24 jam. Open Garden Resto Hotel Arra Amandaru Cepu ini menyediakan sarapan, makan siang, dan makan malam.

Entertain & Olahraga


Dilengkapi dengan tempat kebugaran, Ara Amandaru ini menyediakan Olympus Fitness Center bagi para pengunjung yang ingin ngegym.


Ada bar dan live musicnya juga untuk hari tertentu, biasanya sabtu malam atau kalau ada permintaan dari pengunjung. Juga mereka punya tempat karouke sepuasnya dan free untuk pengunjung hotel.


Selain tempat Gym dan karaoke sebenernya di lobby juga ada meja bilyard dan bisa dipakai free juga untuk pengunjung, cuman nggak kefoto waktu itu. Hihi

Lengkap sih untuk entertainnya, cuman yang nggak kelihatan kemaren itu kolam renangnya. Mungkin ada tapi yang ngajak showing lupa nunjukin karena waktu itu udah malem banget ngajak showingnya.


Ballroom, mereka ada beberapa sih dari yang terkecil sampai yang paling luas tergantung kebutuhan. Untuk meeting Package halfday 1x coffe break & lunch/dinner 160.000/pax,kalau fullday 2x coffe break & lunch/dinner 200.000.

Recomended sih untuk hotel kelas bintang tiga ini, bisa menginap di sini kalau pas jalan-jalan ke Cepu dan harus menginap di sana. Nggak susah kok nyarinya, lima menit dari statsiun kereta api Cepu. Ada di jalan Raya Cepu - Randu Blantung Km 2 Mulyorejo, Cepu kabupaten Blora. 
Tlp : (0296-426999







Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In catatan isul Jalanjalan

Jangan Lewatkan Wisata Petik Apel saat Jalan-Jalan di Batu Malang

Jalan-jalan itu nggak sah rasanya kalau belum nyoba dan ngrasain apa yang menjadi ciri khas dari daerah yang kita kunjungi. Benerkan? ya sayang aja gitu kita udah jauh-jauh ke  sana malah nyarinya yang biasa aja kita bisa cobain di daerah kita tinggal. Kayak beberapa bulan lalu waktu aku jalan ke kota Batu Malang.

Kota Batu kan daerah penghasil Apel terbesar di Indonesia. Jadi kalau pergi ke sana ada yang kurang kalau nggak belanja apel. Bahkan apel di sana tidak dijual begitu saja, tapi dibuat wahana wisata petik apel. 

Nah aku penasaran juga pengen nyobain wisata petik apel itu. Pengen ngrasain sensasi makan apel yang dimakan langsung di kebonnya dan hasil dari metik sendiri. Setalah nanya-nanya dan nyari info tentang wisata petik apel Yang terkenal di sana, akhirnya dapat  wisata petik apel KTMA ( Kelompok Tani Makmur Abadi ). Loaksinya ada di desa Tulungrejo, Bumiaji kota Batu. Akses ke lokasi juga nggak susah kok, banyak petunjuk arah menuju ke sana.


Di buka dari jam 8 pagi sampe jam 5 sore, HTM nya murah cuman 12.000 per orang free welcome drink sari buah apel asli Batu. Di sana kita bisa memetik juga makan buah apel yang ada di sana sepuasnya. Apelnya bisa langsung makan tanpa dicuci karena bebas dari pestisida.


 

KTMA ini luas banget kebonnya, ada sekitar 6 atau 7 hektar gitu dan merupakan lahan dari beberapa kelompok tani. Karena luas wilayah dan setiap pohon apel tidak memiliki waktu berbuah yang sama, akhirnya dibikin area tuh. Jadi setiap tiga bulan sekali area yang dijadiin lokasi wisata petiknya berbeda tapi masih di satu wilayah KTMA. Tiga bulan ini waktu setiap pohon apel selesai berbuah dan menunggu area yang lain berbuah apelnya, jadi jangan khawatir waktu ke sana apelnya nggak berbuah. Mereka sudah punya perhitungan sendiri gimana biar area yang dijadikan wahana petik pohonnya berbuah semua. 

 


Ada beberapa jenis apel yang tumbuh di sana, yang pertama apel manalagi yang warna apelnya ijo muda kekuningan.  Ke dua jenis rome beauty, warna apelnya hijau bercampur warna kemerahan, yang ke tiga apel hijau yang warnanya literarlly hijau kadang ada bintik-bintik putihnya dan jenis apel anna yang cantik banget karna warna buahnya dominan warna merah. Tapi dari semua jenis apel ini semuanya manis walaupun beberapa ada yang masih kecil.


Pohon apelnya juga nggak tinggi-tinggi banget, beberapa malah ada yang sampe ke tanah-tanah buah apelnya. Asik aja makan apel langsung dari pohonnya, sepuasnya pula. Kalau masih belum puas kita bisa membawa pulang hasil petiknya dengan menebus 20.000/kg.  Kalau dalam timbangan kita bisa ngepasin timbangan menjadi bulet 5 kg atau 10 kg kita bisa digratisin loh. Nggak pelu bayar dan bisa bawa balik apelnya Cuma-Cuma. Tapi ya harus bulet ya timbangannya, nggak ada kelebihan sekian ons.  

Jadi jangan lewatkan wisata petik apel ini kalau pas jalan-jalan di Batu Malang yes.

Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

In catatan isul Lifestyle

7 Karakter Guru Favorit Jaman Now


Cr Foto Setohandoko.blogspot.com
Orang yang paling berjasa dalam hidup selain orang tua dan keluarga menurut kamu siapa? Sempet bingung pas ditanya kayak gitu sama orang yang notabennya adalah seorang guru. Entah emang bener begitu adanya atau hanya ingin pengakuan semata, orang itu jawab kalau orang yang berjasa dalam hidup kita setelah orang tua adalah guru.

Kenapa? Karena guru adalah orang tua ke dua kita setelah masuk lingkungan pertama selain keluarga. Yang ngajarin banyak hal selain orang tua, yang mendidik kita selain orang tua. Pas dipikir-pikir lagi banyak benernya juga sih, emang gitu. Itu kenapa guru dianggap pahlawan tanpa tanda jasa. 

Walaupun pengorbanan dan jasa guru ini besar banget, sayangnya nggak semua murid bisa menerima dan menyukainya. Tapi walaupun begitu pasti mereka punya krietria guru favorit versi mereka. Nih aku punya rangkumannya, setelah survey kecil-kecilan kayak biasa. Tujuh Karakteristik guru favorit kids jaman now..

1. Guru Gaul

Beberapa dari hasil jawaban mereka menyukai guru yang gaul dan mengikuti trend yang sedang berkembang. Maksutnya sang guru ini dalam menjelaskan pelajaran nggak hanya berpatokan dengan buku pelajaran saja tapi bisa ditambahkan ilmu-ilmu baru yang berhubungan dengan mata pelajaran tapi pengetahuan-pengetahuan terkini.

Kayak aku pernah punya dosen yang gaul banget selalu kasih update terbaru tentang info-info yang tengah populer dibicarakan masyarakat dunia. Kebetulan waktu itu mengampu matakuliah komunikasi budaya.  

2. Guru Ramah

Maksutnya ramah di sini adalah mudah akrap dengan murid. Ada kan guru yang pembawaanya kaku banget yang malah biikin nggak nyaman atau canggung. Tetep ada batasan antara guru dan murid dalam hal ini, tapi batasan itu tidak terlalu jauh. JAdi guru juga bisa membaur dengan murid dan memberikan kesan kalau mereka bisa juga berteman. Jadi murid akan terbuka jika menemukan kesulitan saat belajar mata pelajaran yang diajarkan. Bisa cari solusi bareng-bareng kan kayak gitu.

3. Guru Mengisnpirasi & motivasi

Semua guru itu menginspirasi, cuman ada hal-hal yang membuat guru tertentu dikagumi karena memiliki banyak prestasi dan memotivasi muridnya untuk bisa melakukan hal yang sama jika mau berusaha. Jadi mohon maaf sebelumnya kepada para guru, ada kan guru yang standar biasa-biasa aja. Ya ngajar sesui dengan mata pelajaran yang diampu tapi ya gitu aja. Bosen, murid cenderung tidak terlalu suka dengan guru model gitu dan pasti berdampak pada kesukaan terhadap mata pelajaran yang diampunya. 

4. Guru Kreatif

Cara mengajar yang monoton gitu-gitu aja bikin murid bosan. Dalam hal ini guru emang dituntut buat sekreatif mungkin menggunakan metode-metode pengajaran. Bisa sambil dengan permainan, dibentuk kelompok belajar atau menonton film yang berhubungan dengan mata pelajaran. Intinya gunakan metode yang menyenangkan untuk menyampaikan mata pelajaran biar selain murid senang juga ilmu yang disampaikan bisa diterima dengan baik oleh murid.

5. Guru Unik & gaya nyentrik

Pasti ada deh di satu sekolahan minimal satu yang punya model guru unik dan nyentrik ini. Jaman aku SMP punya guru Geografi yang nyentrik banget cara ngomong dan jalannya. Awalnya aneh, tapi pas udah terbiasa justru itu yang unik dari guru itu dan ternyata banyak disukai para murid. SMA pun punya guru yang penampilan rambutnya nyentrik banget, walaupun galak tapi gara-gara penampilannya yang unik itu bikin murid suka sama guru BP waktu itu. Kuliah pun sama, punya dosen yang saking nyentriknya tiap kali ngajar warna kemeja, celana, ikat pinggang, sepatu sampe jam tangan punya warna beda dan tabrakan. Kayak perpaduan kemeja kuning, sepatu ijo, ikat pinggang orange, jam tangan biru. Yang kayak gitu nggak tahu kenapa bikin kita seneng nungguin keunikan apa lagi yang bisa dibawa ke kelas dan jadilah guru favorit.

6. Guru Humoris

 Humoris itu ngasih kesan nggak galak, dan murid kebanyakan nggak suka guru galak kan. Jadi kategori favorit lainya ya guru humoris ini. Di kelas jadi nggak berasa kaku banget, sepi kayak di kuburan karena gurunya terlalu killer. Bukan murid yang akhirnya paham dengan mata pelajarannya, yang ada pada tertekan dan nggak paham sama sekali dengan apa yang dijelaskan. Guru humoris  nggak menjatuhkan martabatnya sebagai guru kok, yang ada malah disukai karena lucu. Ya bukan nglucu setiap saat ngajar juga, bukan lagi stand up comedy juga. Tetep ngajar normal, tapi biasanya nyeleipin candaan-candaan gitu. Pasti punya kan guru humoris kayak gitu.

7. Guru Jarang Ngasih Tugas

Nah ini yang terakhir yang paling disukai murid-murid nih. Jarang ngasih tugas adalah guru idaman semua murid. Bukan apa-apa, mereka udah seharian belajar di sekolah, baliknya masak masih juga di kasih tugas. Tugas juga nggak dari satu mata pelajaran itu kan, yang lain juga ngasih tugas. JAdi kalo setiap pertemuan ada tugas dan murid ngerjain tugas setiap hari setelah pulang sekolah yang ada mereka tertekan dengan tugas-tugas yang ada. JAdi seharusnya para guru juga lebih bijak soal pemberian tugas ini sih. Dan kenyataanya guru yang sering banget ngasih tugas emang  dihindari banyak murid.


Nah itu ada tujuh karakter guru yang biasa jadi favorit murid-murid berdasarkan surfei kecil-kecilan yang ku lakukan. Sebagai salah satu memperingati hari guru 25 November kemaren, dan juga memenuhi tantangan arisan link dari mba relita  Cek Di sini untuk kenalan  dan mba Yulia Cek Di sini untuk kenalan ...

Selamat hari guru bagi semua guru di seluruh Indonesia, profesi kalian bener-bener mulia...















Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

In catatan isul Jalanjalan

Perjalanan Jepara, Rembang dan Blora dengan 16 WNA


Kamu pasti pernah punya perjalanan yang even itu simple tapi menurut kamu itu yang paling istimewa dan susah dilupain gitu aja. Yang bikin kayak gitu biasanya selain lokasi yang dikunjungi juga dengan siapa kita ke sana. Jalan-jalan sama keluarga selalu menjadi istimewa, tapi sesekali coba jalan-jalan dengan teman dekat atau bahkan dengan orang yang sama sekali belum pernah kita kenal juga bisa bikin jalan-jalan kita berkesan.
 
Nah, cerita perjalanan ini menjadi yang paling susah dilupain gitu aja versi ku. Perjalanan pertama dengan orang asing yang bener-bener asing karena juga dari warga negara asing. 
Perjalanan ini sekitar satu bulan yang lalu, tanggal 17, 18 dan 19 September 2017 kalau nggak salah tanggalnya. Tiga hari bersama dengan 16 WNA, ada yang dari beberapa negara daerah Afrika, ada yang dari Prancis, ada yang adari USA, Vietnam, Malaysia, dan Libia.

Perjalanan ini juga membawa misi kayak perjalanan-perjalanan sebelumnya. Ingin mengenalkan potensi wisata Jawa Tengah ke beberapa mahasiswa/i asing dari Undip. Harapannya tentu saja mereka bisa membantu memviralkan potensi wisata kita ke negeranya. Ini program Pesona Indonesia dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Dan posisi ku berada di sana sebagai perwakilan Genpi (Generasi Pesona Indonesia).

Kabar perjalanan ini aku dapat  malam hari sekitar jam sepuluh malam padahal jadwal berangkatnya besok paginya dan itu jam tujuh banget. Jadi nggak ada persiapan apapun dan hanya bawa baju seadanya. Ehem, jujur biasanya kalo aku mau jalan-jalan suka udah nyiapin baju mana aja yang akan di bawa dan bawa perlengkapan lengkapnya. Jadi malam itu grusa grusu banget packingnya.

Emang diinfo kalau trip kali ini dengan beberapa mahasiwa asing dari Undip sih, tapi ngga diinfo kalau orang lokalnya cuman tiga orang (diluar dari disporaparnya sendiri yang punya famtripnya). Aku, temen Genpi dari Solo dan dari media Phinemo dan dari ketiga itu ternyata nggak bisa-bisa banget bahasa Inggris. Ada TL dan translatornya sih, tapi tetep aja sempet bikin keder waktu pertama perkenalan diri kesemua peserta di bus.

Bersyukur bahwa dari ke 16 WNA itu ternyata ada yang udah bisa bahasa Indonesia dengan baik,Owen namanya. Dia lahir di Brasil dan besar di Florida. Waktu perkenalan dia pakai bahasa Jawa malah, dan sepanjang perjalanan menuju destinasi pertama itu dia dengan percaya diri karaoke lagu-lagu dangdut jawa kayak Ditinggal Rabi, Bojo Galak, Jaran Goyang dan Sayang. Setelah itu suasana di bus mulai cair, aku mulai bergaul dengan mereka meski bahasa inggris ku pas-pasan.

Jepara 


Destinasi pertama trip ini ada di kota ukir Jepara. Tempat yang kita kunjungi ada di tempat pembuatan tenun asli Jepara, troso. Kita bisa melihat secara langsung bagaimana para pekerja membuat tenun dari proses nyepul atau bahasa gampangnya itu menggulung benang yang sudah diwarna dan akan ditenun, setelah ngepul proses dilanjutkan dengan proses sekir dan seterusnya sampai selesai menjadi sebuah kain tenun siap pakai.

Sayangnya di tempat ini kita nggak ada pemandu yang bisa jelasin ke kita proses-prosesnya dari awal sampai selesai. Jadi kita muter-muter nyari tahu sendiri ke pekerjanya dan waktunya di sana nggak lama. Jadi masih belum puas sebenarnya buat nyari info tentang tenun troso di sana. Tapi karena agenda kita hari itu emang padet jadi ya emang harus melanjutkan ke tempat lainya.

Selanjutnya kita diajak ke kampung ukir yang ada di desa Petekeyen Jepara dan telah dikukuhkan menjadi desa wisata untuk wisatawan yang mau belajar mengukir. Sayangnya lagi perjalanan kita ke sananya juga nggak ada yang mandu, kita hanya dibiarkan jalan-jalan sendiri dan melihat-lihat mebel ukir yang ada di sana.


Namanya juga desa ukir, jadi sepanjang jalan desa itu hampir semua memiliki bengkel ukir di depan. Kita bisa keluar masuk dari bengkel satu ke bengkel sebelahnya buat lihat-lihat hasil karya ukir masyarakat Jepara yang udah terkenal seluruh Nusantara bahkan sampai ke luar negri. Bisa belajar mengukit sekalian sih, cuman pas kemaren rombongan ke sana pas jam makan siang gitu dan beberapa bengkel sepi. Mungkin pekerjanya masih pada istirahat. Jadi sekali lagi kunjungan ini agak sayang juga sih.

Setelah dari desa Petekeyen, perjalanan dilanjut lagi menuju pantai Kartini dan Bandengan. Selain terkenal dengan tenun dan ukirnya, Jepara juga terkenal dengan pantai Kartini-nya karena memiliki dermaga penyebrangan menuju Pulau Karimunjawa.


Nggak banyak yang bisa dilakukan di sana juga sih karena sampai sana jam 2 siang banget dan panasnya ampun-ampunan. Mau maen di pinggiran pantai nggak mungkin, apalagi berenang di sana. Kita cuman muter-muter lihat daerah sekitar. Ada museum kura-kura sih yang bisa di eksplore, tapi siang itu nggak ada yang mau nemenin masuk jadi nggak berani sendirian juga. Kalau mau masuk museum kura-kura di sana bayarnya cuman 15.000 aja dan katanya di dalam ada banyak satwa air yang dipamerkan.

Di pantai kartini nggak lama juga, karena setelah itu kita mau langsung ke pantai sebelah. Pantai Bandengan. Cuman karena deket sama penginapannya juga jadi jadwal diubah check in di penginapan dulu sambil istirahat nunggu agak sore sekalian eksplore pantai Bandengan. Kita menginap di hotel D'e Season Prepier Jepara, lengap kayak gimana review hotelnya bisa Klik Di Sini

Rembang

Hari ke dua perjalanan ini diteruskan ke kota Rembang.  Akan ada empat lokasi yang akan dikunjungi tapi karena perjalanan dari Jepara ke Rembang cukup menghabiskan banyak waktu jadi satu lokasi terpaksa di cancel. Sayangnya lokasi yang di cancel adalah lokasi yang bener-bener pegen aku datangi, museum R.A Kartini. 


Jadi setelah jam makan siang itu kita baru sampai di tujuan pertama, rumah candu. Rumah Candu atau Rumah Lawang Ombo ini ada di jalan Dasun, desa Soditan Kec. Lasem, Kabupaten Rembang. Rumah candu tersebut menyimpan banyak cerita tentang penyebaran Candu dan keluarga Kapten Liem sebagai pemilik rumah. Cerita yang paling terkenal tentang rumah candu itu adalah lubang bediameter kurang lebih 1 meter yang dijadikan jalur penyebaran opium melalui bawah tanah.



 Selain lubang candu ini, ada beberapa cerita menarik tentang rumah candu di sana. Akan aku tulis di postingan yang berbeda biar nggak terlalu panjang dan membosankan. 

Setelah puas berkeliling rumah candu dan ngobrol dengan keturunannya Kapten Liem yang kemaren turut datang menyambut rombongan kita, selanjutnya kita berpindah ke sebuah klenteng yang sangat tua terletak tidak jauh dari Rumah Ombo.


 Kelenteng Cu An Kiong ini jaraknya tidak jauh dari rumah candu, sekitar 200 meteran mungkin dan masih aman buat ditempuh dengan jalan kaki. Kelenteng ini merupakan yang tertua di Pulau Jawa dan di depan kelenteng ini katanya Laksamana Cheng Ho pernah mendarat. Ada yang menyebutkan kelenteng ini dibangun sejak tahun 1335 dan sampai sekarang mayoritas bangunan kelenteng tersebut masih asli.

Keliatan kan gapura depan kelenteng ini, yang terdapat dua patung singa berwarna emas dan diatasnya ada penjaga masing-masing membawa senjata. Menurut pemandu yang ada di sana, patung tersebut adalah Bi Nang Un dan istrinya. Mereka adalah tokoh tiongkok yang berbaur bersama masyarakat dan mengajarkan batik. Jadi dua tokoh tersebut punya peran cukup penting tentang berkembangnya batik lasem.

 Setelah dari kelenteng Cu An Kiong perjalanan berlanjut ke sebuah workshop pembuatan batik asli Lasem.



 Ini Hakim namanya, dia dari Libia dan sedang kuliah S2 ilmu keshatan di Undip. Dia suka banget dengan batik Indonesia, kemaren dia belajar membatik di sana. Di workshop ini kita emang bisa langsung belajar secara langsung cara pembuatan batik Lasem. Aku pernah nulis tentang proses pembuatan batik saat di Pekalongan, bisa di Klik Sini kalau mau tau caranya. Sama sih dengan pebuatan batik-batik lainya, cuman yang membedakan hanya motif saja.
Setelah belajar membatik itu perjalanan dilanjutkan menuju kota Blora.

 Blora

Di kota Blora kita eksplore kilang minyak yang masih tradisional di sana  dan berkunjung ke desa samin. Kilang minyak tradisional ini ada ditengah hutan di kecamatan Sambong desa Ledok. Walaupun tengah hutan, jalan menuju ke sananya sebagian sudah di aspal sih jadi jangan khawatir tentang akses jalan ke sananya. Lokasi penambangannya masih sangat alami, masih berupa sumur-sumur bor dan cara menarik minyaknya masih manual. Kita sempet keliling dari sumur satu ke sumur selanjutnya karena ada beberapa sumur yang dikelola warga dan beberapa oleh Pertamina. Rencananya tempat kilang minyak tersebut akan dijadikan wahana wisata edukasi kedepanya.

Setalah cukup berkeliling dan melihat bagaimana proses mengambil minyak bumi secara manual, perjalanan berlanjut ke desa samin. Sebenernya samin ini bukan suatu desa sih, lebih tepat mungkin kalau disebut kelompok gitu. Karena nama desanya sendiri ada di dukuh Karangpace, desa Klopoduwur, kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. Samin sendiri adalah nama orang yang dulu mengajarkan tentang ilmu kebatinan dan politik jaman melawan penjajahan Belanda. Memang dalam ajaranya itu sedikit nyleneh dari kebiasaan warga sekitar, tapi pada dasarnya ajaran itu baik karena untuk melawan penjajahan kala itu. Nama dari pembawa ajaran itu adalah Samin Surosentiko.

Sampainya kita di sana dapat sambutan yang hangat dan meriah karena sebagian warga desa datang bersalaman dan menyanyikan lagu khas sana. Kemudian berkumpul di sebuah balai dan kita dijamu makan siang kemudian saling berbincang. 

Tentang masyarakat samin ini,  mungkin akan aku tulis secara terpisah di postingan selanjutnya biar nggak kepanjangan.

Kesan Selama Perjalanan

Jadi kenapa aku tulis ini menjadi salah satu perjalanan yang nggak akan terlupakan adalah karena ini pertama kalinya jalan-jalan bareng orang asing yang bener-bener orang asing karena warga negara asing. Awalnya sedikit canggung buat memulai percakapan karena keterbatasan bahasa, aku nggak jago-jago amat bahasa inggrisnya jadi sempet minder. Cuman aku berusaha ngobrol sebisa aku dan semampu aku menyampaikan maksut ku. Mereka semua baik dan antusias banget dengan Indonesia, beberapa ada yang ke sini hanya untuk belajar bahasa indonesia. Dalam setiap kesempatan aku berusaha buat ngajak ngobrol mereka tentang perbedaan culture yang ada di Indonesia dan negaranya. 

Seperti Alex dari Uganda yang sempat kaget dengan wanita muslim di Indonesia yang ditemuinya nggak mau berjabat tangan untuk berkenalan sedangkan di negaranya wanita muslim sana baik-baik saja mengenai berjabat tangan meskipun berbeda jenis kelamin bahkan kalau ketemu bisa sambil berpelukan. Atau Bosco yang kaget waktu lihat aku minum teh dalam kemasan dingin, di negaranya sana Uganda teh dijual dalam bentuk hangat walaupun cuaca juga lagi panas-panasnya. 
Si Owen dari USA yang sekarang udah fasih banget bahasa Indonesia bahkan jawa, sebel kalau dipanggil-panggil bule. Menurutnya panggilan bule itu sesuatu yang berbeda dengan orang lokal jadi merasa dibedakandan menurutnya itu bentuk pembullyan. Dia suka banget di Indonesia tapi sebel karena macet dan masih banyak orang yang nggak sadar dengan kebersihan.

Banyak banget ilmu dan pemgalaman baru yang aku dapat di perjalanan kali ini bukan hanya dari orang lokal yang ditemui di lokasi tapi juga dari orang luarnya juga. Waktu nulis ini pun aku masih berasa belum bisa move on dari perjalanan yang udah beberapa bulan berlalu itu, syukurnya sampai sekarang aku masih kontak dengan beberapa diantara mereka dan beberapakali ketemu dalam satu acara.



Read More

Share Tweet Pin It +1

1 Comments

In catatan isul Lifestyle

Menjadi Kader Kesehatan Bersama Blogger dan Dinkes Kota Semaang

cr gambar Sketsanews
Negara yang maju bukan serta merta karena Negaranya mampu, tapi karena Negara dan warga negaranya mau. Mau untuk maju dan membangun negara bersama. Kalau hanya negaranya saja mampu, tapi tidak mau maju buat apa. Sedang Negara yang tidak mampu tapi mau maju, pasti punya upaya untuk membuat maju. 

Indonesia sendiri sebenernya negara yang mampu, ditambah lagi dengan mau menjadi negara maju. Tapi untuk menjadi maju itu Indonesia tidak hanya mengandalkan peran pemerintanya yang aktif membuat segala macam program. Lebih dari itu masyarakat juga harus turut andil dalam setiap program yang digalangkan pemerintah. Terlebih sejak 2004 kan kebijakan pemeintah sudah tidak terpusat lagi, sudah ada otonomi daerah di mana setiap pemerintah daerah memiliki kebijakan sendiri untuk membangun daerahnya. 
Jadi setiap daerah berlomba-lomba menjadi yang terbaik dengan membangun segala macam infrastruktur sesui kebutuhan dan program yang membangun daerahnya. Tidak ketinggalan dengan kota Semarang yang tengah gencar berbenah dari segala lini termasuk lini kesehatannya. 

Menyinggung lini kesehatan di kota Semarang, saat ini pemerintah melalui DKK (Dinas Kesehatan Kota) Semarang telah banyak berupaya memberikan pelayanan terbaiknya kepada Masyarakat. Diantara yang terbaik tersebut, baru-baru ini bersama Pak Wali DKK Semarang telah meluncurkan program baru bernama UHC ( Universal Health Coverage ).

Guna mengsukseskan program tersebut, DKK Semarang membutuhkan peran aktif dan juga sosialisasi ke masyarakat. Karena itu beberapa waktu lalu DKK Semarang bekerja sama dengan para blogger kesehatan dan Sosial Media Influencer untuk turut berkontribusi dalam sosialisasi UHC. Dalam kerjasama itu ada 35 blogger kota Semarang dan sekitarnya yang diajak DKK Semarang untuk berdiskusi tentang isu-isu kesehatan dalam acara bertajuk 'Temu Blogger dengan DKK Semarang' selama dua hari di The Wujil hotel & Resort Ungaran.

cr gambar, dari grub WA
Dalam kesempatan tersebut, DKK Semarang melalui ibu Lilik FArida selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan kota Semarang menjelaskan secara detail tentang program UHC tersebut. Jadi UHC ini pengganti Jamkesmaskot, bedanya kalau Jamkesmaskot hanya untuk orang tidak mampu tapi UHC bisa untuk semua warga Semarang asal mau di kelas III dalam perawatan selama di Rumah Sakit. Pembiayaan program UHC ini langsung melalui BPJS kesehatan yang sudah bekerjasama dengan DKK Semarang.

Syarat Mendaftar UHC

1. Warga kota Semarang minimal 6 bulan sudah tinggal dan berdomisili di Semarang, dibuktikan dengan KTP dan KK
2. Bersedia masuk perawatan Rumah Sakit di kelas III
3. Untuk peserta BPJS mandiri yang ingin mendaftar UHC maka kepesertaanya di BPJS madiri harus ditutup dulu sebelum mendaftar UHC
4. Peserta BPJS mandiri kelas I,II,III yang memiliki tunggakan iuran kurang dari 3 bulan masih boleh mendaftar UHC tanpa harus melunasi tunggakan terlebih dahulu.
5. Peserta BPJS mandiri kelas I,II,III yang memiliki tunggakan iuran lebih dari 3 bulan diharuskan melunasi tunggakan terlebih dahulu untuk bisa mendaftar UHC
6. Proses pendaftaran tidak boleh diwakilkan kecuali masih dalam satu KK.
7. Pendaftaran dilakukan di kantor DKK Semarang, Jalan Pandanaran no 79. (Seberang Karaoke Family Fun Pandanaran)

Selain UHC, DKK semarang juga baru saja meluncurkan Ambulan Hebat Si Cepat. Ambulan Hebat ini diperuntukan bagi warga yang tengah membutuhkan pertolongan kesehatan secara darurat. Ada lima unit ambulan yang berorasi 24 jam dan tanpa dipungut biaya. Jika membutuhkan Ambulan Hebat Si Cepat ini bisa hubungi 1500132.

Juga yang terakhir DKK Semarang masih menitipkan pesan untuk terus mensosialisasikan GERMAS yang juga merupakan program dari Kemenkes. Tentang Germas ini bisa dibaca secara jelas di tulisan ku sebelumnya Klik Di Sini 

Fokus Germas di Semarang sendiri untuk tahun ini masih pada tiga point pentingnya, yakni Perbanyak Aktifitas Fisik, Perbanyak makan buah dan sayur juga rutin cek kesehatan secara berkala. Bagaimanapun juga mencegah lebih baik daripada mengobati. Jadi better mulai dari sekarang kita terapkan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit-penyakit tidak menular yang ditimbulkan dari pola hidup yang tidak sehat ya.

Salam germas!! Sehat, Bugar,Produktif.










Read More

Share Tweet Pin It +1

7 Comments

In Jalanjalan

5 Lokasi Terbaik Nikmati Keindahan Musim Gugur di Jepang

Sumber : japanguide.com
Menikmati keindahan musim gugur di Jepang adalah salah satu tujuan terbaik kalau kamu mengimpikan untuk datang ke Negeri Sakura itu. Alasannya adalah di saat itu kamu bakal lihat "warna berbeda" berupa dedaunan warna merah dan kuning yang berguguran. Pemandangan kayak gitu bakal memberikan sensasi romantis nan melankolis! Bikin kamu makin kangen sama mantan, eh, Jepang :D

FYI nih, musim gugur di Jepang jatuh pada bulan September. Biasanya di bulan itu ada banyak
tiket promo Singapore Airlines tuh. Jadi, saran ku buruan cus cari dari sekarang deh! Kalau belum ada atau ingin nambah ide itinerary di sana yaitu lokasi terbaik untuk menikmati keindahan musim gugur di Jepang, baca tulisan ini sampai habis ya. Aku punya masukan 5 tempat terbaik untuk menikmati keingahan musim gugur di Jepang

1.  Hokkaido


sumber:japan-magazine.jnto.go.id
Yap! Lokasi ini berada di urutan pertama karena memang destinasi tersebut merupakan tempat paling kece untuk melihat dedaunan gugur ketika jalan-jalan ke Jepang. Daisetsuzan National Park bisa kamu masukkan sebagai bagian dari itinerary kamu disana.

2. Tokyo


sumber:wikipedia.org

Siapa bilang ibukota Negeri Sakura ini tak indah sebagai tempat untuk menikmati musim gugur? Meskipun Tokyo merupakan salah satu kota termahal di dunia, kamu tetap harus singgah kesini ketika jalan-jalan ke Jepang. Sesampainya di Bandara Narita yang ada di Tokyo menggunakan tiket promo Singapore Airlines, kamu bisa berkeliling terlebih dahulu di ibukota Jepang ini. 

Waktu terbaik untuk menikmati musim gugur di sana adalah akhir November sampai dengan awal Desember. Salah satu tempat paling terkenal yang “Jepang banget” adalah Fuji Five Lakes alias Fujigoko yang memperlihatkan latar gunung Fuji.


3. Osaka

 
sumber:aroundjapan.net

Terdapat beberapa spot menarik yang sangat Instagramable di Osaka. Contohnya saja, Mino Park yang menawarkan pemandangan lembah berikut pesona air terjun yang serasi dengan warna dedaunan merah kuning. Kemudian, ada pula Ryuani Temple, sebuah lokasi dengan jembatan kecil warna merah yang berpadu serupa warna daun pohon mapple yang ikut berubah warna di musim tersebut. 

4. Kyoto

Sumber : matchazentea.com

Berlanjut dari Osaka, ada Kyoto sebagai tempat untuk menikmati keindahan Jepang di waktu musim gugur. Disana kamu bakal ditawarkan suasana Jepang yang tradisional. Terdapat beberapa kuil seperti Yoshimine-dera, Shinnyodo, Nanzenji serta kuil-kuil lainnya yang tak kalah cantik.

5. Tohoku

Sumber : fineartamerica.com
Akhir Oktober sampai dengan awal November adalah waktu terbaik untuk kunjungi Tohoku. Ada apa disana? Tohoku bagaikan surga tersembunyi di balik gemerlapnya Negeri Sakura ini. Pemandangan indah musim gugur bisa kamu nikmati dengan berjalan kaki mengikuti rute dari Sendai ke Naruko Gorge. Ditambah foto-foto di jembatan Fukazawa yang terlihat mengambang di antara daun-daun gugur. Keren!

Apa yang Perlu Kamu Bawa Saat Musim Gugur?

Perlu kamu tahu kalau musim gugur tidak selalu hangat. Beda bulan maka beda pula suhunya. Jadi, sesuaikan apa yang kamu bawa, khususnya pakaian dengan waktu terbang ke Jepang. Berikut beberapa tips sebelum berangkat ke Jepang dari satu periode ke periode lainnya dalam kurun waktu musim gugur:

      Di bulan September, cuaca di Jepang masih cukup panas khususnya siang hari. Oleh karena itu, kamu bisa sediakan pakaian tipis berlengan pendek di sana.
    Cuaca pada bulan Oktober memang masih cukup baik namun sebaiknya sediakan kemeja berlengan panjang untuk siang hari. Kemudian, pada malam hari dan pagi, kamu bisa pakai sweater berbahan tipis atau jaket.
   Bulan November menghadirkan suhu yang lebih dingin daripada bulan-bulan sebelumnya meskipun masih di musim gugur. Jadi, kamu bisa bawa mantel untuk jaga-jaga.

Nah, sekarang saatnya pesan tiket promo Singapore Airlines! Harga tiket ke Jepang dari maskapai tersebut biasanya jauh lebih murah daripada maskapai lainnya. Sebagai pengingat, ada baiknya untuk sediakan waktu cukup panjang untuk liburan ke Jepang, ya! Yes, tentu saja supaya bisa berkeliling ke-5 kota yang disebutkan sebelumnya. Selamat berlibur!




Read More

Share Tweet Pin It +1

14 Comments

Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Popular Posts